Pemanfaatan Tepung Batang Pisang dalam Konsentrat dengan Level Berbeda terhadap Kambing Kacang

Authors

  • Sagaf Sagaf Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Indonesia, 94148
  • I Made Adi Wirawan Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta No. KM. 9, Tondo, Kec. Mantikulore, Kota Palu, Indonesia, 94148

DOI: https://doi.org/10.22487/jiagrisains.v24i3.2023.121-128

Keywords:

batang pisang, hematologis, kambing kacang

Abstract

Salah satu upaya untuk mengurangi dampak kekurangan nutrisi akibat kurangnya pakan sebagai imbas dari pergantian musim adalah pemanfaatan tanaman pisang dimana batang pisang merupakan limbah pertanian yang tidak termanfaatkan di masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari - Mei 2020 di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah kambing Kacang betina  (umur ±10 bulan, kisaran bobot badan antara 9,01-12,25 kg)  sebanyak 15 ekor. Dalam penelitian ini diguakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5  perlakuan berupa tepung batang pisang dan 3 ulangan. Adapun perlakuan yang dicobakan adalah: P0= pemberian tepung batang pisang 0,00% dari bobot badan berdasarkan bahan kering, P1=pemberian tepung batang pisang 0,25% dari bobot  berdasarkan bahan kering, P2= pemberian tepung batang pisang 0,50% dari bobot badan berdasarkan bahan kering, P3= pemberian tepung batang pisang 0,75% dari bobot badan berdasarkan bahan kering dan P4= pemberian tepung batang pisang 1,00% dari bobot badan berdasarkan bahan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung batang pisang dalam konsentrat berpengaruh nyata (p<0,05) menurunkan jumlah sel darah merah, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit dan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah sel darah putih. Namun dalam penelitian ini menunjukkan nilai hematologis masih dalam kisaran  normal.

References

Abadi, T., Lestari, C. M. S., & Purbowati, E. (2015). Pola Pertumbuhan Bobot Badan Kambing Kacang Betina di Kabupaten Grobogan. Animal Agriculture Journal 4(1), 93–97.

Advena & Diandra. (2014). Fermentasi Batang Pisang Menggunakan Probiotik dan Lama Inkubasi Berbeda terhadap Perubahan Kandungan Bahan Kering, Protein Kasar dan Serat Kasar. Jurnal Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa, 1-9.

Akhadi, M. (2020). Sinar-X Menjawab Masalah Kesehatan. Deepublish. Sleman.

Ananda, P. (2021). Perbandingan Bobot Badan Domba Lokal Jantan dan Betina Akibat Perbedaan Komposisi Pakan Basal, Konsentrat Fermentasi, dan Silase Eceng Gondok. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian 6(3), 88–97.

Arifin, H. D., & Rinawidiastuti, R. (2019). Pengaruh Suplementasi Tepung Kenikirterhadap Eritrosit, Hemoglobin dan Hematokritburung Puyuh. In Proceeding of the URECOL (pp. 470–76).

Rosana, A. (2018). Pengaruh Manipulasi Iklim Kandang terhadap Total Hematokrit dan Laju Endap Darah Calon Induk Kambing Perankan Etawa. Skripsi tidak dipublikasikan. Bandar Lampung: Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Azar, M. A S., Rozi, A. F., Falih, A. A., & Reza, A. F. (2022). Pemanfaatan Batang Pisang Sebagai Pakan Ternak. Jurnal Pengabdian Masyarakat: BAKTI KITA, 3(1), 29–36. doi: 10.52166/baktikita.v3i1.3143.

Dewanto, F. G., Londok, J. J., Tuturoong, R. A., & Kaunang. W. B. (2017). Pengaruh Pemupukan Anorganik dan Organik terhadap Produksi Tanaman Jagung sebagai Sumber Pakan. Zootec, 32(5), 1–8. doi: 10.35792/zot.32.5.2013.982.

Duka, M. Y., & Hadisutanto, B. (2015). Status Hematologis Broiler Umur 6 Minggu yang Diberi Ransum Komersial dan Probio FM. Jurnal Kajian Veteriner Desember, 3(2):165–74.

Enos, T., (2018). Respon Fisiologis dan Hematologis Kambing Peternakan Etawah terhadap Cekaman Panas. Jurnal Triton, 9(1), 59-69.

Hadinata, D., & Lutfi, B. (2022). Fatosfisiologi. Cetakan 1. Edu Publishing. Tasikmalaya.

Hastuti, D., Subekti, E., & Subantoro, R. (2020). Kajian Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Bahan Konsentrat Hijauan Pakan Ternak Kelinci. J. Penelitian Agrisamudra, 7(2), 111–22. doi: 10.33059/jpas.v7i2.3079.

Hidayat, S. (2018). Pengaruh Manipulasi Iklim Kandang terhadap Kadar Hemoglobin dan Total Protein Plasma Calon Induk Kambing Peranakan Etawa (PE). Skripsi tidak dipublikasikan. Bandar Lampung: Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Juwita, S. (2018). Aplikasi Formulasi Pakan Konsentrat untuk Meningkatkan Bobot Badan Ternak Sapi Bali. Jurnal Agrisistem, 14(1), 71–76.

Mansyur, Dhalika, T. & Islami, R. Z. (2012). Implementasi Strategi dan Teknologi Kecukupan Pakan Sepanjang Tahun untuk Penyembangan Peternakan Sapi Perah di Desa Sukawargi dan Cidatar Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut, Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 1(2), 64–73.

Novika, D. (2013). Degradasi Fraksi Serat (NDF, ADF, Selulosa dan Hemiselulosa) Ransum yang Menggunakan Daun Coklat Secara In-Vitro. Skripsi tidak diterbitkan. Padang: Fakultas Peternakan Universitas Andalas.

Padang, P., Harmoko, H., Cakrawati, S. W., & Abdullah, S. (2022). Interval Pemberian Konsentrat dengan Hijauan terhadap Performa Produksi dan Kondisi Fisiologis Kambing. Agroland: Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian, 29(2), 198–207.

Yanti, E. G., Isroli, I., & Suprayogi. T. H. (2013). Performans Darah Kambing Peranakan Ettawa Dara yang Diberikan Ransum dengan Tambahan Urea yang Berbeda. Animal Agricultural Journal, 2(1), 439–44.

Published

23-12-2023

How to Cite

Sagaf, S., & Wirawan, I. M. A. (2023). Pemanfaatan Tepung Batang Pisang dalam Konsentrat dengan Level Berbeda terhadap Kambing Kacang. Jurnal Ilmiah AgriSains, 24(3), 121–128. https://doi.org/10.22487/jiagrisains.v24i3.2023.121-128